BATAM COFFE
PRODUKSI dan APLIKASI BIOGAS
Produksi
Pada awalnya, biogas yang terbentuk di dalam reaktor berasal dari substrat kotoran sapi dan air. Pada kondisi suhu lingkungantropis [28-32 °C], bakteri anaerob mesofilik dapat berkembang dengan baik. Dua minggu setelah larutan kotoran sapi dimasukkan, reaktor mulai memproduksi biogas. Namun, komposisi gas metan [CH4] di dalam biogas masih relatif rendah dan kandungan gas CO2 masih tinggi. Sehingga, saat biogas dibakar, nyala api berwarna kemerahan dan mudah mati. Produksi biogas mulai terlihat stabil setelah minggu ketiga [21 hari] dengan kisaran 3- 5 m3/hari. Kadar gas metan di dalam biogas makin naik dan diperkirakan mencapai nilai di atas 55 %. Memasuki musim panen buah, reaktor diberi masukan limbah padat dan cair hasil pengolahan buah. Keduanya mengandung senyawa organik dari jenis karbohidrat dan protein yang relatif tinggi. Indikasinya setelah ditambah dengan larutan kapur akan menghasilkan lapisan kental seperti buih yang sangat berguna.
PRODUKSI dan APLIKASI BIOGAS Produksi Pada awalnya, biogas yang terbentuk di dalam reaktor berasal dari substrat kotoran sapi dan air. Pada kondisi suhu lingkungantropis [28-32 °C], bakteri anaerob mesofilik dapat berkembang dengan baik. Dua minggu setelah larutan kotoran sapi dimasukkan, reaktor mulai memproduksi biogas. Namun, komposisi gas metan [CH4] di dalam biogas masih relatif rendah dan kandungan gas CO2 masih tinggi. Sehingga, saat biogas dibakar, nyala api berwarna kemerahan dan mudah mati. Produksi biogas mulai terlihat stabil setelah minggu ketiga [21 hari] dengan kisaran 3- 5 m3/hari. Kadar gas metan di dalam biogas makin naik dan diperkirakan mencapai nilai di atas 55 %. Memasuki musim panen buah, reaktor diberi masukan limbah padat dan cair hasil pengolahan buah. Keduanya mengandung senyawa organik dari jenis karbohidrat dan protein yang relatif tinggi. Indikasinya setelah ditambah dengan larutan kapur akan menghasilkan lapisan kental seperti buih yang sanga Table 4.
Table 4. Berbagai pemanfaatan biogas untuk rumah tangga.
Pemanfaatan Lumpur [Slurry]
Buangan Reaktor Lumpur [bio-slurry]adalah produk akhir reaktor biogas dan memiliki bentuk cairan kental dengan proporsi 80 – 90 % cairan dan 10 – 20 % padatan. Lumpur ini merupakan sisa dekomposisi senyawa organik yang terdapat dalam limbah kopi dan kaya unsur-unsur kimiawi alami yang sangat bermanfaat untuk kegiatan pertanian. Secara kimiawi, komposisi lumpur keluaran reaktor biogas disajikan pada Tabel 5 berikut,
Tabel 5. Kandungan Hara Limbah Biogas Kotoran Sapi
Beberapa kegunaan lumpur reaktor biogas adalah dalam aspek, Kandungan C yang relatif tinggi berperan untuk meningkatkan ketersediaan C-organik didalam tanah. Unsur-unsur makro, seperti C, N, P, K, Ca, Mg dan SO4 yang sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan produksi Senyawa organik berfungsi sebagai “soil conditioner” yang menjadikan kondisi tanah lebih gembur, memperbaikiaerasi udara, mempermudah penetrasi akar ke dalam tanah dan meningkatkan kapasitas cekaman air dalam tanah. Gambar 5 merupakan ilustrasi metoda distribusi lumpur biogas ke areal kebun kopi dengan memanfaatkan drum yang ditempatkan di atas gerobak tarik. Lumpur dipompa dari bak keluaran biogas ke drum di gerobak dengan pompa yang digerakkan oleh motor berbahan bakar biogas. Pengeluaran lumpur secara periodik diperlukan sesuai dengan kebutuhan pemupukan tanaman. Selain itu, secara teknis lumpur dari reaktor akan menjadikan subtrat dalam reaktor tercampur lebih homogen dan pengurangi pembentukan endapan padatan di dasar reaktor. Jika dibiarkan terlalu lama, endapan akan mengeras dan mengganggu aliran lumpur menuju bak keluaran.
* Klon anjuran lama.
* Sebaiknya disambung dengan batang bawah BP 308.
Keuntungan :
* Tahan penyakit karat daun
* Bisa ditanam dimana saja pada ketingian 40-900 m dpl. Curah hujan iklim B-D
(Schmdit-ferguson
Komentar
Posting Komentar